Spurs Tanpa Vertonghen Lawan City


spurs tanpa vertonghen lawan city
Spurs Tanpa Vertonghen Lawan City


Berita Bola - Manchester City menanggung malu pada pekan ke-21 Liga Primer Inggris 2016/2017. Menghadapi Everton di Goodison Park, skuat asuhan Pep Guardiola tersebut takluk empat gol tanpa balas. Ini artinya, City lagi-lagi kalah dari kesebelasan asal kota Merseyside setelah pada akhir tahun 2016 ditaklukkan Liverpool.

Pada pekan ke-22, City pun diprediksi akan kembali mendapatkan hasil negatif. Hal ini dikarenakan mereka akan menghadapi kesebelasan yang tengah tampil bagus yaitu Tottenham Hotspur. Dari tujuh laga terakhir mereka, Spurs berhasil menyapu bersih kemenangan, enam di antaranya terjadi di Liga Primer.
Agen Bola Terpercaya - Meskipun begitu, kami justru memprediksi Manchester City akan memberikan kejutan pada laga ini. Bertanding di Etihad Stadium, City memiliki modal bagus untuk bisa mematahkan prediksi, bahkan bisa membuat mereka kembali ke jalur kemenangan.

Tottenham Tak Terlalu Ganas di Tandang

Tottenham saat ini menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggri. Dengan 45 poin, skuat asuhan Mauricio Pochettino ini terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Chelsea. Namun Tottenham unggul soal agresivitas gol dengan Liverpool yang juga memiliki poin sama.

Enam rentetan kemenangan di Liga Primer pun membuat Tottenham begitu diunggulkan pada laga ini. Hanya kebobolan tiga gol, Tottenham mampu mencetak 19 gol, yang artinya rata-rata tiga gol per pertandingan. Sungguh catatan yang cukup menyilaukan.

Namun dari enam laga tersebut, empat laga dijalani di White Hart Lane, kandang Spurs. Dua laga lain Spurs menjalani laga tandang. Sementara melawan City nanti, Spurs akan kembali menjalani laga tandang. Catatan tandang Spurs-lah yang bisa membuat City memiliki kesempatan untuk memenangi laga ini.

Dari 10 laga, Tottenham hanya menorehkan empat kemenangan dan empat kali imbang. Dua kali Tottenham kalah di kandang lawan. Torehan ini menempatkan mereka di posisi keenam perihal poin tandang. Manchester City tampil lebih baik dengan meraih tujuh kemenangan dengan empat kekalahan.

Catatan tandang Tottenham ini tak seperti apa yang ditorehkan di White Hart Lane. Di hadapan para pendukungnya, Spurs meraih poin tertinggi di banding kesebelasan lain. Dari 11 laga, sembilan kemenangan dan dua hasil imbang diraih. Bersama Liverpool, Tottenham tak sekalipun kalah di kandang.

Pada dua laga tandang terakhir, Tottenham memang menang 1-4 saat menghadap Watford dan Southampton. Sebelum itu, Tottenham tak menang dalam delapan laga tandang. Manchester United, Chelsea, AS Monaco, dan Liverpool mampu menang di antara delapan laga tersebut. Arsenal, WBA, Leverkusen dan Bournemouth berhasil menahan imbang Spurs.

Sementara itu di kandang, Manchester City hanya kalah sekali dari 10 pertandingan. Sisanya enam kemenangan dan tiga hasil imbang. Di tiga laga terakhir, City berhasil menggebuk Arsenal. Barcelona pun merasakan ketangguhan City di kandang setelah mereka dikalahkan 3-1.

Manchester City sendiri memang lebih banyak menjalani laga tandang pada paruh musim pertama. Dari total 32 pertandingan yang dijalani, 18 di antaranya digelar di luar kandang. Padahal dari 14 laga kandang, City berhasil menang sembilan kali, dan imbang empat kali. Ini artinya City hanya sekali menelan kekalahan di kandang pada musim ini.

Cedera Vertonghen Bisa Menggoyahkan Spurs

Manchester City akan menjamu Spurs dengan skuat pincang. Vincent Kompany masih berkutat dengan masalah kebugaran. Fernando dan Ilkay Guendogan dipastikan absen karena cedera. Sementara itu Fernandinho masih menjalani hukuman kartu. Posisi gelandang bertahan masih akan menjadi masalah yang akan dihadapi City.

Di kubu Tottenham sebenarnya tak sedang dilanda badai cedera. Erik Lamela sudah cukup lama absen. Namun cedera salah satu bek andalan mereka, Jan Vertonghen, bisa menimbulkan masalah di lini pertahanan Spurs.

Dari 30 pertandingan yang sudah dijalani Spurs, Vertonghen tampil dalam 25 laga. Bek asal Belgia ini hanya absen ketika Spurs menghadapi laga-laga di Piala Liga dan Piala FA. Tapi ketika tak diperkuat Vertonghen, terlihat Spurs agak rentan kebobolan. Seperti ketika menghadapi Liverpool di ajang Piala Liga dan AS Monaco di Liga Champions. Di kedua laga itu Spurs kalah 2-1.

Cederanya Vertonghen memungkinkan Pochettino akan tetap menggunakan skema 3-4-2-1 andalannya dengan memasang Kevin Wimmer atau Ben Davies di posisi yang ditinggalkan Vertonghen. Akan tetapi memiliki catatan negatif saat bermain, di mana ia lah yang menempati jantung pertahanan Spurs saat mereka dikalahkan Chelsea, Monaco, dan Liverpool serta ditahan imbang Arsenal 1-1.

Ben Davies kemungkinan yang akan dipilih Pochettino untuk mengisi kekosongan Vertonghen. Saat Vertonghen cedera pada laga melawan West Bromwich Albion pun Davies-lah yang menggantikannya. Selain itu Davies terbiasa bermain sebagai bek kiri.

Kemungkinan Perubahan Skema dari Pep

Kekalahan Manchester City dari Everton tampaknya akan disikapi secara serius oleh Pep. Perubahan skema memungkinkan akan dilakukan pada laga ini. Terlebih penempatan Pablo Zabaleta sebagai gelandang bertahan tak sesuai dengan harapannya.

Selain itu, jika dilihat dari menurunnya performa City, ada penurunan juga yang ditunjukkan oleh gelandang mereka, Kevin De Bruyne. Gelandang timnas Belgia ini merupakan pencetak top asis Liga Primer sejauh ini dengan sembilan asis.

Dengan krisis di lini tengah, dan penempatan Zabaleta yang kurang berhasil pada laga melawan Everton, bisa jadi Pep mengubah skemanya pada laga melawan Spurs. Sebelumnya Pep menggunakan 4-2-3-1 ketika kalah dari Everton.

Kemungkinan perubahan itu ada setelah City merampungkan transfer penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus. Jesus bisa memberikan banyak opsi di lini serang karena ia bisa ditempatkan sebagai penyerang tengah maupun penyerang sayap.

Perubahan komposisi sangat mungkin dilakukan. Jikapun tidak ada perubahan di lini tengah, tetap mengandalkan Zabaleta-Yaya Toure sebagai double pivot, namun komposisi tiga gelandang serang tampaknya akan mengalami perubahan.

Pada laga melawan Everton, tiga gelandang serang ditempati oleh Raheem Sterling, David Silva dan Kevin De Bruyne. Silva beroperasi di tengah, sementara De Bruyne di kiri. Kehadiran Jesus, bisa membuat Sterling menepi, atau Jesus dimainkan di babak kedua.

Selain itu, City juga sempat menggunakan formasi 4-3-1-2 di tengah-tengah laga melawan Everton, saat Aguero diduetkan dengan Kelechi Iheanacho. Ini artinya Jesus juga bisa menjadi tandem bagi Aguero jika Pep memang ingin menggunakan dua penyerang.

Kesimpulan

Laga ini akan menjadi laga yang teramat sangat penting bagi kubu tuan rumah. Pep pastinya akan mengeluarkan segala kemampuan taktiknya agar hasil negatif pada laga melawan Everton tak kembali terulang. Apalagi jika bisa mengalahkan Spurs yang sedang on fire.

Catatan kandang City yang cukup impresif ditambah torehan Spurs saat menjalani laga tandang menjadi pembeda pada laga ini. Absennya Vertonghen pun beberapa kali mampu dimanfaatkan lawan, dan pada laga ini Spurs tak akan diperkuat oleh bek andalannya tersebut.

Selain itu, kehadiran Jesus juga bisa memberikan warna baru bagi lini serang Manchester City. Meski belum pasti bermain sejak menit pertama, kehadiran Jesus bisa membuat City mengubah skema permainan yang mengejutkan Tottenham Hotspur.

Tidak ada komentar